Sumber Gambar :https://id.wikipedia.org

Salam Jelajah Wisata...

Menikmati keindahan Nusantara tak akan akan habisnya, seru dan menambah semangat mencintai indonesia dengan seutuhnya.
Kali ini kita akan menjelajahi alam nusantara Kepulauan Riau , khususnya Kabupaten Natuna. Kabupaten yang dulunya dikenal dengan Sebutan Pulau Tujuh, karena terdiri dari 7 (Tujuh) Kewedanaan Pulau Tujuh yang membawahi Kecamatan Jemaja, Siantan, Midai, Serasan, Tambelan, Bunguran Barat dan Bunguran Timur, dan sekarang Menjadi Kabupaten Natuna, dengan ibukota  di Pulau Ranai.

Lari pagi di area Jalan Masjid Agung Natuna
Sumber Gambar : Jiwa Wisata P'Grapher


Sejarah Singkat Kabupaten Natuna

Sejarah Kabupaten Natuna tidak dapat dipisahkan dari sejarah Kabupaten Kepulauan Riau, karena sebelum berdiri sendiri sebagai daerah otonomi, Kabupaten Natuna merupakan bahagian dan Wilayah Kepulauan Riau. Kabupaten Natuna dibentuk berdasarkan Undang-Undang No. 53 Tahun 1999 yang disahkan pada tanggal 12 Oktober 1999, dengan dilantiknya Bupati Natuna Drs. H. Andi Rivai Siregar oleh Menteri Dalam Negeri ad interm Jenderal TNI Faisal Tanjung di Jakarta.
Berdasarkan Surat Keputusan Delegasi Republik Indonesia, Provinsi Sumatera Tengah tanggal 18 Mei 1956 menggabungkan diri ke dalam Wilayah Republik Indonesia dan Kepulauan Riau diberi status Daerah Otonomi Tingkat II yang dikepalai Bupati sebagai kepala daerah yang membawahi 4 kewedanaan sebagai berikut:
  • Kewedanaan tanjungpinang meliputi Kecamatan Bintan Selatan (termasuk Bintan Timur, Galang, Tanjungpinang Barat dan Tanjungpinang Timur).
  • Kewedanaan Karimun, meliputi wilayah Kecamatan Karimun, Kundur dan Moro.
  • Kewedanaan  Lingga, meliputi wilayah Kecamatan Lingga, Singkep dan Senayang.
  • Kewedanaan Pulau Tujuh, meliputi wilayah Kecamatan Jemaja, Serasan , Midai, Serasan, Tambelan, Bunguran Barat dan Bunguran Timur.

    Sumber Gambar: https://natunakab.go.id
Hingga tahun 2007 ini Kabupaten Natuna telah memiliki 16 Kecamatan. 6 Kecamatan pemekaran baru itu diantaranya adalah Kecamatan Pulau Tiga, Bunguran Timur Laut,   Bunguran Tengah, Siantan selatan, Siantan Timur dan Jemaja Timur dengan total jumlah kelurahan/desa sebanyak 75.
Pada Tahun 2008 kabupaten Natuna melakukan pemekaran dengan dibentuk Kabupaten Kepulauan Anambas, sehingga kecamatan menjadi 12 Kecamatan. Lalu hingga tahun 2015 menjadi 70 Desa dan 6 Kelurahan. Dan akan ada 3 Kecamatan pemekaran sehinggan menjadi 16 Kecamatan (Source: https://id.wikipedia.org)

Kali ini jiwa wisata akan menyuguhkan Wisata Religi. Dengan menikmati Alam yang yang masih segar, sejuk dan nyaman. Pulau natuna yang terletak diujung Utara indonesia, Pulau yang terkenal dengan Semboyan Laut Sakti Rantau Betuah ini, menyimpan misteri kekayaan Alamnya.
Salah satu daya tarik menjelajah Pulau natuna ini , yang terkenal dengan sebutan Pulau Tujuh. Kita akan terperangah dengan Kemegahan Masjid Agung Natuna.

Sumber Gambar : Jiwa Wisata  P'Grapher

Masjid yang halamannya terintergrasi dengan perkantoran,taman, kampus serta area jogging , sangat menambah indah dan ketenangan suasana bagi pengunjungnya. Masjid yang jika dilihat dari jalan raya sangat mempesona dengan view backgroundnya Gunung Ranai yang menjulang.
Rasanya kurang menarik ketika  berkunjung ke Pulau Ranai, Ibukota Natuna ini , jika tidak mampir ke Masjid Agung Natuna.
 
Halaman Masjid yang luas dan nayaman
Sumber Gambar : Jiwa Wisata P'Grapher
Masjid yang dibangun pada tahun 2007 dan selesai pada tahun 2009 ini, membuat pengunjung merasa nyaman dengan view halaman yang sangat luas dan suasana sejuk.
Jadi buruan menikmati kekayaan alam dengan tidak lupa selalu dekat dengan Tuhan ..Mari Wisata Religi...Ke Ranai, Natuna.

Beduk Raksasa
Sumber Gambar : Jiwa Wisata P'Grapher




Masjid Agung Natuna

Sumber Gambar :https://id.wikipedia.org

Salam Jelajah Wisata...

Menikmati keindahan Nusantara tak akan akan habisnya, seru dan menambah semangat mencintai indonesia dengan seutuhnya.
Kali ini kita akan menjelajahi alam nusantara Kepulauan Riau , khususnya Kabupaten Natuna. Kabupaten yang dulunya dikenal dengan Sebutan Pulau Tujuh, karena terdiri dari 7 (Tujuh) Kewedanaan Pulau Tujuh yang membawahi Kecamatan Jemaja, Siantan, Midai, Serasan, Tambelan, Bunguran Barat dan Bunguran Timur, dan sekarang Menjadi Kabupaten Natuna, dengan ibukota  di Pulau Ranai.

Lari pagi di area Jalan Masjid Agung Natuna
Sumber Gambar : Jiwa Wisata P'Grapher


Sejarah Singkat Kabupaten Natuna

Sejarah Kabupaten Natuna tidak dapat dipisahkan dari sejarah Kabupaten Kepulauan Riau, karena sebelum berdiri sendiri sebagai daerah otonomi, Kabupaten Natuna merupakan bahagian dan Wilayah Kepulauan Riau. Kabupaten Natuna dibentuk berdasarkan Undang-Undang No. 53 Tahun 1999 yang disahkan pada tanggal 12 Oktober 1999, dengan dilantiknya Bupati Natuna Drs. H. Andi Rivai Siregar oleh Menteri Dalam Negeri ad interm Jenderal TNI Faisal Tanjung di Jakarta.
Berdasarkan Surat Keputusan Delegasi Republik Indonesia, Provinsi Sumatera Tengah tanggal 18 Mei 1956 menggabungkan diri ke dalam Wilayah Republik Indonesia dan Kepulauan Riau diberi status Daerah Otonomi Tingkat II yang dikepalai Bupati sebagai kepala daerah yang membawahi 4 kewedanaan sebagai berikut:
  • Kewedanaan tanjungpinang meliputi Kecamatan Bintan Selatan (termasuk Bintan Timur, Galang, Tanjungpinang Barat dan Tanjungpinang Timur).
  • Kewedanaan Karimun, meliputi wilayah Kecamatan Karimun, Kundur dan Moro.
  • Kewedanaan  Lingga, meliputi wilayah Kecamatan Lingga, Singkep dan Senayang.
  • Kewedanaan Pulau Tujuh, meliputi wilayah Kecamatan Jemaja, Serasan , Midai, Serasan, Tambelan, Bunguran Barat dan Bunguran Timur.

    Sumber Gambar: https://natunakab.go.id
Hingga tahun 2007 ini Kabupaten Natuna telah memiliki 16 Kecamatan. 6 Kecamatan pemekaran baru itu diantaranya adalah Kecamatan Pulau Tiga, Bunguran Timur Laut,   Bunguran Tengah, Siantan selatan, Siantan Timur dan Jemaja Timur dengan total jumlah kelurahan/desa sebanyak 75.
Pada Tahun 2008 kabupaten Natuna melakukan pemekaran dengan dibentuk Kabupaten Kepulauan Anambas, sehingga kecamatan menjadi 12 Kecamatan. Lalu hingga tahun 2015 menjadi 70 Desa dan 6 Kelurahan. Dan akan ada 3 Kecamatan pemekaran sehinggan menjadi 16 Kecamatan (Source: https://id.wikipedia.org)

Kali ini jiwa wisata akan menyuguhkan Wisata Religi. Dengan menikmati Alam yang yang masih segar, sejuk dan nyaman. Pulau natuna yang terletak diujung Utara indonesia, Pulau yang terkenal dengan Semboyan Laut Sakti Rantau Betuah ini, menyimpan misteri kekayaan Alamnya.
Salah satu daya tarik menjelajah Pulau natuna ini , yang terkenal dengan sebutan Pulau Tujuh. Kita akan terperangah dengan Kemegahan Masjid Agung Natuna.

Sumber Gambar : Jiwa Wisata  P'Grapher

Masjid yang halamannya terintergrasi dengan perkantoran,taman, kampus serta area jogging , sangat menambah indah dan ketenangan suasana bagi pengunjungnya. Masjid yang jika dilihat dari jalan raya sangat mempesona dengan view backgroundnya Gunung Ranai yang menjulang.
Rasanya kurang menarik ketika  berkunjung ke Pulau Ranai, Ibukota Natuna ini , jika tidak mampir ke Masjid Agung Natuna.
 
Halaman Masjid yang luas dan nayaman
Sumber Gambar : Jiwa Wisata P'Grapher
Masjid yang dibangun pada tahun 2007 dan selesai pada tahun 2009 ini, membuat pengunjung merasa nyaman dengan view halaman yang sangat luas dan suasana sejuk.
Jadi buruan menikmati kekayaan alam dengan tidak lupa selalu dekat dengan Tuhan ..Mari Wisata Religi...Ke Ranai, Natuna.

Beduk Raksasa
Sumber Gambar : Jiwa Wisata P'Grapher




No comments:

Post a Comment